80 / 100 Skor SEO

WartaSugesti.online // SURABAYA – Krisna, Mahasiswa asal Sidoarjo, telah membuat laporan palsu ke Polsek Mulyorejo sebagai korban begal di Jalan Ir. Soekarno MERR, Mulyorejo Surabaya, pada Senin malam (9/2/2026), beritanya pun viral di media massa online dan jejaring sosial.

Krisna merekayasa laporan bahwa dirinya telah menjadi korban pembegalan, motor dan sejumlah barangnya diakui raib dibawa oleh sekawanan pelaku berjumlah enam orang dan membawa sajam.

Menerima laporan Krisna, Kepolisian lalu melakukan penyelidikan, namun tidak ditemukan adanya tanda-tanda pembegalan.

Ternyata, Krisna membuat laporan palsu, sebenarnya, motornya dijual sendiri dan uangnya dipakai minum di klub malam.

Baca juga : Pencak Silat Sugesti Bela Diri untuk Negeri

Akibat perbuatan Krisna itu, Satreskrim Polrestabes Surabaya dan Polsek Mulyorejo mengamankan dia pada Rabu malam (11/2/2026), di kawasan Kecamatan Sawahan, Surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto membenarkan pelaku yang membuat laporan palsu itu.

“Iya benar, tadi malam kita amankan,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).

Edy menambahkan, yang bersangkutan saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.

“Pasal yang disangkakan 361 KUHP,” sebutnya.

Sementara itu, pada konten video yang diunggah akun instagram @lutfhie.daily pelaku Krisna sempat diinterogasi langsung oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan.

Saat diinterogasi pelaku mengaku nekat membuat laporan palsu karena takut dimarahi orang tua, sebab dia telah menjual motor.

“Saya membuat cerita dibegal kemarin tidak benar adanya. Saya mengarang cerita sedemikian rupa karena saya takut dimarahin keluarga saya karena telah menjual motor,” ucapnya.

Krisna mengaku uang hasil penjualan motor dipakai untuk minum alkohol di klub malam dan kencan.

“Saya minta maaf telah berbohong kepada masyarakat dan kepada kepolisian karena telah membuat laporan palsu,” terangnya.

(spam)