WartaSugesti.online // Garut – Polemik keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kecamatan Mekarmukti semakin menguat. Sejumlah pengakuan warga memunculkan dugaan bahwa aktivitas pembelajaran di PKBM tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Warga mengaku tak pernah melihat adanya kegiatan belajar, baik mingguan maupun bulanan. Lebih jauh, bahkan muncul tudingan bahwa sejumlah ruang kelas yang tercatat hanyalah fiktif belaka.
Sorotan publik pun mengarah pada Asep Munawar, Ketua PKBM Kreatif Bangsa yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Korwil PKBM di Kecamatan Mekarmukti.
Sebagai figur yang dianggap memiliki kewenangan penuh, Asep Munawar semestinya dapat memberikan jawaban jelas atas keganjilan ini.
Namun, saat beberapa awak media mencoba melakukan konfirmasi melalui sambungan WhatsApp, tak ada satu pun pesan yang dibalas.
Baca juga : Bareskrim Polri Nyatakan Ijazah Jokowi Asli
Sikap bungkam ini memunculkan anggapan bahwa dirinya arogan dan terkesan alergi terhadap media, padahal banyak pertanyaan mendesak yang perlu dijelaskan.
Sejumlah pihak menilai sikap menutup diri dari media justru memperkuat dugaan adanya praktik-praktik menyimpang dalam pengelolaan PKBM.
“Kalau memang berjalan normal, kenapa harus diam? Kenapa tidak mau menjawab pertanyaan media?” ucap salah seorang warga dengan nada heran.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada klarifikasi resmi dari Asep Munawar.
Publik pun mendesak agar pemerintah daerah dan pihak terkait turun tangan melakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan fiktifnya kegiatan PKBM di Mekarmukti.
Kasus ini menjadi cermin perlunya transparansi dan keterbukaan dalam dunia pendidikan non-formal, agar tidak menjadi celah bagi pihak tertentu untuk memanfaatkan program pemerintah tanpa ada realisasi nyata di lapangan.
Dea






