WartaSugesti.online // GARUT – Mak Esin (60), seorang janda lansia asal Kampung Pangangonan, Desa Maroko, Kecamatan Cibalong, mengeluhkan kondisi gubuknya yang lapuk dan terancam roboh.
Ia mengaku telah lama tinggal dalam kondisi memprihatinkan tanpa bantuan dari pemerintah desa (pemdes) setempat.
Pantauan wartawan di lokasi, tempat tinggal Mak Esin sudah tidak layak huni, atap bolong, bilik rapuh, dan rawan ambruk.
Pemerintah setempat hingga berita ini tayang, belum peduli terhadap kondisi warganya ini.
Cecep Ahmad, Ketua Yanfa Community, mengatakan pihaknya menerima langsung keluhan dari Mak Esin saat melakukan kunjungan sosial pada Senin, 1 Juli 2025.
Baca juga : Buaya Terkam Lansia di Sungai Way Semaka, Tewas
“Saya lihat langsung kondisi rumahnya sangat memprihatinkan. Mak Esin juga cerita bahwa bantuan rumah tidak layak huni (rutilahu) yang pernah dijanjikan justru dialihkan ke orang lain tanpa alasan jelas,” ujar Cecep Ahmad, Ketua Yanfa Community.
Masalah rumah tidak layak huni ini seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah sesuai amanat UU No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Cecep Ahmad, Ketua Yanfa Community berharap, Pemdes Maroko dan instansi terkait segera bertindak agar Mak Esin bisa hidup lebih layak.
Wartawan: Dea Islami





